UMIBA Gelar Konsorsium Pelatihan AMI Berbasis Risiko Menuju Akreditasi Unggul Bersama 27 PTS Wilayah LLDikti III

Universitas Mitra Bangsa (UMIBA) di dukung oleh LLDIKTI Wilayah III dan APTISI (Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia) sukses menyelenggarakan Konsorsium Pelatihan Audit Mutu Internal (AMI) Berbasis Risiko Menuju Akreditasi Unggul pada 5 Februari 2026. Bertempat di Aula Kampus UMIBA Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Ir. Aswin Naldi Sahim, Ph.D, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu UMIBA selaku koordinator pelaksana acara menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan konsorsium dari 27 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) diikuti oleh 51 peserta yang merupakan perwakilan dari PTS tersebut. Lebih lanjut menyatakan bahwa AMI berbasis resiko adalah modifikasi dari pelaksanaan AMI konfensional, dimana Audit difokuskan pada kegiatan dan proses yang memiliki risiko tertinggi terhadap pencapaian mutu, serta menilai kecukupan pengendalian risiko yang ada. Acara diawali dengan doa dipimpin oleh Dekan Fakultas Teknologi Informasi dan Aktuaria, Drs. Nurmansyah, MMSI, sebagai wujud kebersamaan dan harapan agar kegiatan berjalan lancar.

Dalam sambutannya, Rektor UMIBA, Sri Wahyuningsih, S.E., M.M., Ph.D., menyampaikan apresiasi kepada seluruh perwakilan PTS yang hadir. Beliau menekankan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi dalam membangun budaya mutu yang berkelanjutan. Menurutnya, pelatihan berbasis risiko ini menjadi langkah strategis untuk menghadapi tantangan akreditasi sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi swasta dalam meningkatkan daya saing nasional maupun internasional.

Ketua APTISI, Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., dalam sambutannya menegaskan bahwa tema pelatihan ini relevan dengan kebutuhan perguruan tinggi di era modern. Ia menekankan bahwa penerapan AMI berbasis risiko bukan hanya sekadar memenuhi standar akreditasi, tetapi juga membangun sistem manajemen mutu yang adaptif terhadap perubahan. Hal senada disampaikan oleh Kepala LLDIKTI Wilayah III, Dr. Henri Tambunan, S.E., M.A., yang menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, APTISI, dan LLDIKTI dalam menciptakan ekosistem pendidikan tinggi yang unggul.

Momentum penting dalam kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan MoU dan MoA 27 PTS. Penandatanganan tersebut menjadi simbol komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi melalui kerja sama strategis. Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan tercipta jaringan kolaborasi yang memperkuat implementasi audit mutu internal berbasis risiko di berbagai perguruan tinggi swasta.

Sebagai narasumber utama, Dr. Ir. Desiana Vidayanti, M.T., Fasilitator Nasional Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi, memberikan pemaparan mendalam mengenai konsep AMI berbasis risiko serta penetapan standar dari indikator BAN-PT dan LAM. Materi yang disampaikan memberikan wawasan praktis bagi peserta dalam mengelola risiko mutu akademik. Acara ditutup dengan ucapan terima kasih dari Rektor UMIBA yang mendoakan agar hasil pelatihan ini membawa manfaat besar bagi pengembangan mutu pendidikan tinggi di masa depan.

Bagikan:
Bahasa "
Open chat
Klik disini untuk menghubungi kami
Hallo,
Ada yang dapat kami bantu ?